Skip to main content

๐Ÿ“ˆ Kenapa Butuh Blockchain Throughput Tinggi?

Goal Unit Ini

Di akhir unit ini kamu akan:

  • Paham bahwa permintaan onchain terus naik dan bisa menyebutkan buktinya
  • Bisa menjelaskan pola berulang: setiap use case baru selalu membuat chain-nya macet
  • Bisa menghitung sendiri kapasitas Ethereum hari ini dalam angka nyata
  • Paham skenario 231 TPS dan kenapa itu argumen yang menohok

๐Ÿš€ Aktivitas Onchain Meledak, dan Terus Bertumbuhโ€‹

Sumber: a16z crypto ยท State of Crypto 2025.

Beberapa indikator yang semuanya bergerak naik:

IndikatorYang terjadi
Suplai stablecoinNaik terus, dari hampir nol di 2018 sampai melewati $300B โ€” didominasi Tether dan USDC
Pangsa volume spot DEXDari ~0% di 2019 menjadi di atas 20% dari total volume spot
Volume prediction marketMeledak sejak 2024, dengan lonjakan besar di pemilu presiden AS dan awal musim NFL
Pembayaran mesin-ke-mesinKategori baru yang mulai tumbuh seiring maraknya AI agent

Kesimpulannya satu kalimat:

Setiap grafik naik. Pertanyaannya adalah apakah chain di bawahnya sanggup mengimbangi.


๐Ÿ”ฅ Setiap Use Case Baru Selalu Melampaui Chain-nyaโ€‹

Ini bukan ramalan โ€” ini pola yang sudah berulang.

Uji Beban dari Masa Laluโ€‹

PeristiwaYang terjadi
CryptoKitties (2017)Satu game NFT membuat Ethereum tersendat
DeFi SummerYield farming memicu lonjakan biaya gas
NFT mint & airdropChain menjadi tidak bisa dipakai saat mint besar
Trading memecoinKemacetan terulang lagi, di berbagai chain

Polanya jelas: permintaan selalu melampaui kapasitas. Setiap kali ada use case yang benar-benar populer, infrastruktur di bawahnya menyerah.

Profil Permintaan Masa Depanโ€‹

Kalau masa lalu saja sudah membuat chain kewalahan, ini yang sedang menuju ke sana:

KebutuhanTuntutannya
PembayaranKecepatan dan biaya setara Visa
HiFi DeFiTrading real-time, bukan trading dengan jeda belasan detik
GamingSetiap aksi pemain tercatat onchain
AI ร— cryptoKomputasi onchain dalam skala besar

Semuanya menuntut hal yang sama: throughput lebih tinggi, biaya lebih rendah.


๐Ÿงฎ Kapasitas Ethereum Hari Iniโ€‹

Mari kita hitung dengan angka konkret. Ethereum L1 memproses sekitar 5 juta gas per detik.

Kasus 1: Swapโ€‹

KomponenAngka
Gas per trade Uniswap150.000
Kapasitas blok5.000.000 gas/detik
Maksimum Ethereum2,9 juta trade per hari
Nasdaq, sebagai pembanding77 juta trade per hari

Ethereum, dalam skenario terbaik di mana seluruh kapasitas chain dipakai hanya untuk swap, masih sekitar 26 kali lebih kecil dari Nasdaq.

Kasus 2: Transfer Tokenโ€‹

KomponenAngka
Gas per transfer ERC-2060.000
Kapasitas blok5.000.000 gas/detik
Maksimum Ethereum7,2 juta transfer per hari
Visa, sebagai pembanding700 juta transfer per hari

Selisihnya sekitar 100 kali lipat โ€” dan itu pun dengan asumsi tidak ada aktivitas lain sama sekali di chain.

Perhatikan Asumsinya

Kedua angka di atas adalah batas teoretis maksimum, di mana 100% kapasitas Ethereum didedikasikan untuk satu jenis transaksi saja. Kenyataannya chain harus melayani swap, transfer, NFT, dan segala hal lain secara bersamaan. Kapasitas nyata per kategori jauh lebih kecil.


๐Ÿ’ก Skenario Sederhana yang Menohokโ€‹

Ini slide paling penting di bagian ini. Bayangkan portofolio aplikasi yang sangat modest โ€” sama sekali tidak ambisius:

VariabelNilai
Jumlah aplikasi10
Pengguna per aplikasi1.000.000
Transaksi per pengguna per hari2

Hitungannya:

10 aplikasi ร— 1.000.000 pengguna ร— 2 transaksi
= 20.000.000 transaksi per hari
รท 86.400 detik
โ‰ˆ 231 TPS

Hasilnya: 231 TPS.

Sekarang bandingkan:

TPS
Yang dibutuhkan skenario di atas231
Ethereum L1 hari ini~28

Sepuluh aplikasi. Satu juta pengguna masing-masing. Hanya dua interaksi per pengguna per hari. L1 paling aktif di dunia tidak sanggup mencapainya.

Kenapa Skenario Ini Kuat

Karena angkanya sengaja dibuat kecil. Dua transaksi per hari itu setara membuka aplikasi sekali dan menekan satu tombol. Sepuluh aplikasi dengan sejuta pengguna adalah ukuran aplikasi konsumer biasa, bukan raksasa.

Kalau ekspektasi paling sederhana pun sudah 8 kali lipat di atas kapasitas, artinya masalahnya bukan pada ambisi โ€” masalahnya pada fondasinya.


๐ŸŽฏ Kesimpulan Bagian Iniโ€‹

Bottleneck-nya bukan aplikasi baru. Bottleneck-nya adalah infrastruktur untuk aplikasi yang sudah ada sekarang.

Ini alasan Monad dibangun, dengan tiga syarat yang harus dipenuhi sekaligus:

Bagian yang sulit bukan mencapai salah satunya โ€” tapi mencapai ketiganya bersamaan. Banyak chain cepat mengorbankan desentralisasi dengan cara menuntut hardware kelas server. Bagaimana Monad menghindari trade-off itu, kita bahas di unit berikutnya.


Lanjut

Sekarang kita masuk ke jawabannya: Apa itu Monad?